Selasa, 14 Juni 2011

Pikiran Yang Hening


Pejamkan mata anda. Amati apa yang terlintas dalam benak anda. Barangkali anda melihat berkelebat-kelebat bayangan. Mungkin anda menemukan kesenangan, ketakutan atau keinginan
anda. Mungkin juga anda mendapati imajinasi, perasaan dan emosi anda.

Itu semua adalah bentuk-bentuk pikiran anda. Ia melompat-lompat kesana-kemari. Bagai kuda liar bertera baja panas di pahanya. Tak mudah ditangkap. Namun anda bisa mengamatinya
dan sedikit demi sedikit menenangkannya. Hingga anda mampu melampirkan tali kendali dan menungganginya.

Hampir setiap sudut hidup kita berkenaan dengan pikiran kita. Pikiran menguasai banyak tindakan dan sikap. Namun, pikiran, seperti anda lihat dalam pejaman mata, sangat mudah
berkeliaran. Jangan biarkan pikiran liar menguasai diri anda. Berkonsentrasilah untuk memusatkan pikiran, dan menenangkan pikiran.

Dalam keheningan pikiran, anda tidak hanya menemukan fenomena yang luar biasa.
Justru, keheningan pikiran adalah fenomena luar biasa itu.

***************************************************************

Tahukah Anda.

Pernahkah anda perhatikan mengapa pada pertandingan tennis atau badminton internasional angka nol selalu disebut dengan "love"?

Penggunaan "love" untuk menunjuk angka nol, ternyata berasal dari waktu lampau saat olah raga tennis berkembang di negara Perancis. Bagi para penonton Perancis, angka 0 terlihat
seperti telur, sehingga mereka menyebutnya dengan "l'oeuf" untuk menunjukkan nol.

Saat permainan tennis ini menyeberang lautan menuju Inggris,  istilah "l'oeuf" ini juga ikut terbawa, tapi orang Inggris menyebutnya dengan ejaan "love". Itulah asal usul olah raga
seperti tennis dan badminton menggunakan sebutan "love" untuk menyebut nol.

***************************************************************
Kata Bijak Hari Ini.

Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya  dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka.
(Brian Tracy)

Bersyukur

Bersyukurlah karena engkau tdk memiliki semua yang diinginkan.
Jika engkau memiliki semuanya, apa lagi yang hendak dicari?

Bersyukurlah saat engkau tdk mengetahui sesuatu.
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk belajar

Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang engkau hadapi.
Karena selama itulah engkau tumbuh menjadi dewasa

Bersyukurlah atas keterbatasan yg engkau miliki
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri.

Bersyukurlah atas setiap tantangan baru
Karena hal itu akan membangun kekuatan & karaktermu

Bersyukurlah atas kesalahan-2 yg engkau perbuat
Karena hal itu memberimu pelajaran yg sangat berharga

Bersyukurlah ketika engkau lelah dan tdk berdaya
Karena berarti engkau telah membuat suatu perbedaan

Adalah mudah untuk bersyukur atas hal-hal yg baik
Adapun kehidupan yg bermakna
Adalah bagi mereka yang juga bersyukur atas kesulitan yg dihadapi

Cakep Bazzein: BERINTERAKSI DENGAN MUSIBAH

Cakep Bazzein: BERINTERAKSI DENGAN MUSIBAH: "'Dan apabila manusia ditimpa bahaya, ia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri. Tetapi setelah Kami hilangkan bahay..."

BERINTERAKSI DENGAN MUSIBAH


"Dan apabila manusia ditimpa bahaya, ia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri. Tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu
daripadanya, ia kembali melalui (jalan yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdo'a kepada Kami" (QS. Yunus : 12).

Bencana besar dan beruntun telah menimpa negeri ini. Banjir yang hampir melumpuhkan Jakarta belum lama berlalu, namun telah diperkirakan bencana
berikutnya akan menyusul, kekeringan. Itulah yang dalam Islam disebut musibah. Sebuah ketentuan Allah yang diberikan kepada siapa saja yang Ia kehendaki, kepada yang taat ataupun yang bermaksiat, kepada yang mukmin maupun kepada yang kafir. Sedih atas sebuah bencana sangat wajar. Namun, bagi setiap muslim telah ada panduan dari Rasul untuk mensikapi sebuah musibah. Sebuah sikap yang sangat bijaksana yang sesungguhnya paling menguntungkan di antara pilihan-pilihan sikap yang lain, berpikir positif.

Sesungguhnya Allah telah menyebut dengan jelas hikmah-hikmah indah yang terkandung dalam sebuah musibah. Yang pertama adalah sebagai peringatan bagi
sekalian manusia yang sarat dengan sifat kealpaan. Sesungguhnya seorang muslim harus merasa beruntung jika mendapatkan teguran dari Rabbnya. Yang kedua
adalah sebagai sebuah ujian yang akan meningkatkan derajat ketaqwaan. Inilah sifat Zat Yang Mahaagung. Di balik musibah yang diberikan-Nya kepada manusia, Ia telah menyediakan hadiah terindah untuk hamba-Nya. Dengan demikian tidak ada alasan bagi seorang mukmin untuk menghujat sebuah musibah. Dan yang terakhir harus diwaspadai oleh setiap muslim adalah musibah yang juga merupakan tanda-tanda adzab dari Allah.

Bagaimana dengan orang yang sedang merasakan sebuah musibah? Apakah ia dapat merasakan indahnya hikmah musibah?

Hikmah adalah sebuah mutiara yang hilang dari seorang muslim yang sesungguhnya dapat diambil setiap saat dari segala peristiwa, meskipun ia tidak mengalaminya
sendiri. Saya masih ingat cerita seorang sahabat mengenai seorang temannya. Ia adalah seorang laki-laki yang ganteng, cerdas dan ternyata ia juga anak orang kaya. Teman saya pernah berandai-andai, jika ia seperti laki-laki itu mungkin saat ini ia sudah jadi
bintang sinetron atau model. Tapi ternyata laki-laki tadi tidak seperti itu. Dalam perjalanan hidupnya ia mendapat hidayah dari Allah, dan memutuskan untuk berjuang membina diri dengan baik. Kejadian itu membuat sahabat saya berpikir keras. Ia merasa malu, karena ia menyadari bahwa sebetulnya ia tidak sehebat temannya dan juga tidak lebih shalih. Dari sini, akhirnya ia berusaha untuk lebih baik. Inilah salah satu contoh hikmah yang dapat diambil seorang muslim dari peristiwa yang dialami secara langsung. 

Selanjutnya yang harus kita pahami, sesungguhnya setiap kondisi manusia hanya dihadapkan pada dua kondisi, sedih dan bahagia. Segala sesuatu hal yang dirasakan bisa digolongkan menjadi salah satu dari keduanya. Di saat tidak tertimpa musibah sangat
mungkin seseorang lebih memilih bersikap biasa-biasa saja, apalagi jika tidak ada kondisi lain sebagai pembanding. Padahal sesungguhnya tidak seperti itu. Bagi orang-orang yang mempunyai sensitivitas yang tinggi segala kondisi yang ia rasakan akan melahirkan sikap waspada. Keputusan yang terbaik yang akan diambil orang-orang seperti ini adalah memperbanyak syukur. Ada kesempatan berpahala yang Allah berikan dengan keadaan lapang tersebut, yaitu kemudahan untuk membantu orang lain. Dan ketika musibah menimpa, orang mukmin akan mensikapinya sebagai momentum untuk mendapatkan hikmah lain, kesabaran.