KASUS :
UNIVERSITAS TERBUKA
UPBJJ PURWOKERTO
Jalan Kampus No. 54 Grendeng Purwokerto 53122
TUGAS TUTORIAL WEB II MATA KULIAH : TUGAS AKHIR PROGRAM
KODE MK/ SKS : PDGK4500/ 3 SKS
Petunjuk: Bacalah dengan seksama dan kerjakan pertanyaan-pertanyaannya! Pak Toni Merupakan seorang guru kelas 4 Sekolah Dasar di daerah perdesaan. Pada pelajaran matematika
tentang materi pecahan, Pak Toni menjelaskan mengenai cara menjumlahkan pecahan dan memberi contoh di papan tulis. Salah satu penjelasannya adalah sebagai berikut:
“ Pak Toni, Berkata : "Perhatikan anak-anak, kalau kita mau menjumlahkan pecahan, penyebutnya harus disamakan terlebih dahulu, kemudian pembilangnya dijumlahkan. Perhatikan contoh berikut: 1/2 + 1/4 = 2/4 + 1/4 = 3/4. Perhatikan lagi contoh ini: 1/2 + 1/3 = 3/6 + 2/6 = 5/6. Jadi yang dijumlahnya adalah pembilangnya, sedangkan penyebutnya tetap. Mengerti anak-anak?" Anak-anak diam, mungkin mereka bingung. Pak Toni, Kemudian berkata lagi “ Pasti kalian sudah jelas, kan. sekarang coba kerjakan soal-soal ini." Pak Toni menulis 5 soal di papan tulis dan anak-anak mengeluarkan buku latihan mereka. mereka mulai mengerjakan soal, namun sebagian besar anak ribut dikarenakan tidak tahu bagaimana cara mengerjakannya. Hanya beberapa anak yang tampak mengerjakan soal, yang lain hanya menulis soal, dan ada pula yang bertengkar dengan temannya. Selama anak-anak bekerja Pak Toni duduk di depan kelas sambil membaca.”
Setelah selesai, anak-anak diminta saling bertukar hasil pekerjaannya. Pak Toni meminta seorang anak menuliskan jawabannya di papan tulis. Tetapi karena jawaban itu salah, Pak Toni lalu menuliskan semua jawaban di papan tulis. Kemudian anak-anak diminta memeriksa pekerjaan temannya, dan mencocokkan dengan jawaban di papan tulis. Alangkah kecewanya Pak Toni ketika mengetahui bahwa dari 30 anak, hanya seorang yang benar semua, sedangkan seorang lagi benar 3 soal, dan yang lainnya salah semua. Jawablah pertanyaan terkait kasus di atas berikut ini dengan jelas dan benar!
1. Jika Saudara menjadi Pak Toni, jelaskan langkah-langkah pembelajaran yang akan ditempuh untuk mengajarkan pecahan dengan penyebut yang berbeda. Beri alasan mengapa langkah-langkah itu yang Saudara lakukan dengan illustrasi yang mudah dipahami!
2. Berdasarkan kasus pembelajaran di atas, apabila Saudara akan melakukan rencana perbaikan pembelajaran, maka Saudara akan menentukan judul, rumusan, tujuan, dan prosedur pembelajaran. a. Sebutkan judul yang sesuai untuk mengatasi kasus pembelajaran di atas! b. Buatlah rumusan masalahnya ! c. Tuliskan tujuan perbaikan ! d. Susunlah rencana perbaikan dari pra siklus dan siklus I!
TUGAS TUTORIAL WEB II
Tugas
Akhir Program IDIK4500
|
Nama
|
:
Andi Priyatno
|
Kelas
|
:
A
|
|
NIM
|
:
857537946
|
No.
Absen
|
:
2
|
|
Pokjar
|
:
SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto
|
Semester
|
:
3
|
1.
Jika
Saudara menjadi Pak Toni, jelaskan langkah-langka pembelajaran yang akan ditempuh
untuk mengajarkan pecahan dengan penyebut yang berbeda.
Berikan
alasan mengapa langkah-langkah itu yang Saudara lakukan dengan ilustrasi yang
mudah dipahami!.
Pada
pelajaran Matematika materi pecahan dengan penyebut yang berbeda tersebut, jika
saya menjadi Pak Toni maka langkah-langkah yang akan saya lakukan adalah
sebagai berikut :
Sebelum masuk kelas saya menyiapkan
:
a. RPP
b. Skenario
pembelajaran
c. Peta
konsep
d. Soal
bervariasi dalam selembar kertas
e. Lembar
Kerja Siswa (LKS) tentang pecahan.
f. Daftar
nilai
g. Kerapihan
pakaian dan kondisi yang prima.
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pendahuluan
merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk
membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian siswa untuk berpartisipasi
aktif dalam proses pembelajaran.
1.
Menciptakan
Kondisi Awal Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran
akan berhasil dengan baik apabila guru (Pak Toni) dapat megkondisikan kegiatan
belajar secara efektif. Kegiatan prapembelajaran biasanya bersifat umum dan
tidak berkaitan langsung dengan kompetensi atau materi yang akan dibahas dalam
kegiatan inti pembelajaran.
Upaya yang dilakukan
pada tahap pra pembelajaran diantaranya sebagai berikut:
a. Menciptakan
sikap dan suasana kelas yang menarik.
b. Memeriksa
kehadiran siswa.
c. Menciptakan
kesiapan belajar siswa.
d. Mencipkatakn
suasana belajar yang demokratis.
e. Membangkitkan
motivasi belajar siswa.
f. Membangkitkan
perhatian siswa.
2.
Memberi
Acuan
Dalam kaitannya dengan
kegiatan awal pembelajaran, memberi acuan diartikan sebagai upaya guru dalam
menyampaikan secara spesifik dan singkat gambaran umum tentang hal-hal yang
akan dipelajari dan kegiatan yanga akan ditempuh selama pembelajaran
berlangsung. Hal ini akan memberikan target tentang keberhasilan pada
masing-masing siswa.
a. Memberitahukan
tujuan (kemampuan) yang diharapkan atau garis besar materi yang akan
dipelajari.
b. Menyampaikan
alternatif kegiatan belajar yang akan ditempuh siswa.
3.
Membuat
Kaitan (Melaksanakan Apersepsi)
Siswa akan tertarik
terhada pelajaran yang diberikan apabila mereka melihat kaitan atau hubungan
dengan apa yang tekah dikenal atau sesuai dengan pengalaman mereka terdahulu
atau sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. Apersepsi berfungsi untuk
mempersiapkan kondisi awal belajar pada diri siswa terutama kesiapan mental
siswa menghadapi pelajaran.
“Anak-anak, pernahkan
kalian kalian memakan buah semangka?. Nah, jika buah semangka dibelah menjadi 2
maka itu menunjukkan pecahan setengah atau 1/2.”
4.
Memberikan
motivasi
Motivasi ini merupakan
motor penggerak aktivitas belajar. Bila motornya tidak ada maka aktivitas
belajar tidak akan terjadi, apabila motornya lemah maka aktivitas belajar yang
terjadi akan lemah pula. Bila siswa yang sedang belajar menyadari bahwa tujuan
yang hendak dicapai berguna dan bermanfaat baginya maka motivasi belajarnya
akan muncul dengan kuat.
Guru menyampaikan bahwa
materi pecahan akan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
5.
Menyampaikan
tujuan pembelajaran
Memberitahu tujuan atau
kompetensi dasar yang diharapkan dikuasai siswa setelah pembelajaran dilakukan
atau garis besar materi yang akan dipelajari untuk mencapai tujuan atau
kompetensi. Hal ini perlu dilakukan agar siswa mengetahui semenjak awal
kemampuan-kemapuan apa saja yang akan diperolehnya setelah proses pembelajaran
berakhir.
Guru menyampaikan kompetensi dasar
apa saja yang akan dicapai setelah mempelajari materi pecahan.
KEGIATAN INTI
Kegiatan
inti merupakan proses pembelajaran un tuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran
dialakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantiang, memotivasi
siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi
prakarsa kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan
perkembangan fisik, serta psikologis siswa. Kegiatan ini dilakukan secara
sistimatis dan sistimatik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
Langkah-langkah
dalam kegiatan inti sebagai berikut:
1. Memberikan
sebuah contoh soal tentang penjumlahan pecahan yang memiliki penyebut yang
berbeda, misal 1/4 + ½.
Pada papan tulis guru
menjelaskan dan menuliskan pecahan yang memiliki penyebut yang berbeda.
2. Menyajikan
langkah-langkah demi langkah cara menyelesaikan contoh soal tersebut secara
runtut, rinci, jelas, dan logis kepada siswa.
Dengan bahasa yang
mudah dimengerti siswa.
3. Memberikan
sebuah contoh soal lagi, misal 1/3 + ¼
Soal kedua lebih sulit.
Karana perlu step by step agar lebih
mengasah pemahaman siswa.
4. Meminta
siswa untuk berpartisipasi secara bergantian untuk menyelesaikan soal tersebut
selangkah demi selangkah, sembari mengecek pemahaman setiap siswa.
Memberi kesempatan
siswa untuk menyelesaikan soal pada papan tulis dengan bimbingan guru.
5. Membantu
siswa yang mengalami kesulitan pada langkah-langkah yang dilakukan untuk
menyelesaikan soal tersebut.
Bimbingan secara personal
dapat dilakukan kepada siswa yang pemahamannya lemah.
6. Memberi
sebuah contoh soal lagi, misalnya 1/2 + 1/5.
Soal yang lebihs sulit
dari sebelumnya agar semakin mengasah kemampuan dalam pemahaman siswa.
7. Kembali
meminta siswa mengerjakan soal tersebut, kali ini secara berpasangan dengan
teman sebangku mereka (teman yang duduk berdekatan) masing-masing.
Guru menjelaskan bahwa
yang sudah paham dapat mengajari temannya dalam arti kata tutor sebaya.
8. Meminta
siswa mengecek hasil pekerjaan mereka dengan membandingkannya dengan hasil
pekerjaan pasangan lainnya.
Saling berinteraksi dan
bersaing secara sehat dalam menyelesaikan soal.
9. Meminta
mereka mendiskusikan apabila terdapat perbedaan jawaban, sembari guru
memberikan bimbingan bila diperlukan.
Belajar berpendapat
untuk menyampaikan cara dalam menyelesaikan soal.
10. Memberikan
soal latihan sebanyak 5 buah contoh soal untuk dikerjakan.
Terlebih dahulu guru
memberikan arahan sebelum mengerjakan soal dan terlebih dahulu dijelaskan
tahap-tahap untuk mengerjakannya.
11. Mengecek
jawaban siswa dengan meminta beberapa orang menuliskan jawaban mereka
masing-masing di papan tulis.
Apabila benar maka
diberi penghargaan misalnya berupa tepuk tangan.
12. Memfasilitasi
diskusi kelas apabila terdapat perbedaan-perbedaan jawaban siswa.
Guru membimbing siswa untuk aktif
menyampaikan pendapat dalam pemecahan soal.
KEGIATAN PENUTUP
Penutup
merupakan kegiatan yang dilakuikan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yag
dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi,
umpan balik, dan tindak lanjut.
1. Mengajak
siswa merefleksi dan menyimpulkan pembelajaran yang telah diikuti.
Dengan bimbingan guru
dengan maksud apabila dalam merefleksikan dan menyimpulkan terdapat kekeliruan
bisa langsung dibetulkan atau disempurnakan oleh guru.
Memberikan kesempatan
siswa agar dapat menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
2. Melaksanakan
penialaian
Pengecekan atau
penilaian terhadap pemahaman siswa sangat penting dilakuakan dengan maksud
untuk melihat apakah siswa telah mencapai kompetensi dasar yang diharapkan,
atau belum.
Penilaian berupa lembar
soal yang sudah disiapkan sebelum masuk kelas dengan soal yang berbeda.
3. Memberikan
tugas rumah (PR) dan meminta siswa belajar untuk materi pada pertemuan
berikutnya.
Menjelaskan bahwa
pelajaran Matematika harus sering berlatih agar nilai ulangan dapat mencapai
KKM.
4. Melaksanakan
Kegiatan Tindak Lanjut Pembelajaran
Berdasarkan hasil
kegiatan akhir (meninjau kembali penguasaan siswa dan/atau melaksanakan
penilaian), guru dapat mengetahui tingkat keberhasilan pembelajara yang telah
dialaksanakan. Dari hasil tes, guru akan mengetahui ketercapain tujuan
pembelajara oleh siswa baik secara individual maupu kelas.
Beberapa kegiatan
tindak lanjut yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penguasaan siswa
terhadap kemampuan yang diharapkan dimiliki siswa.
a. Memberikan
tugas atau latihan yang harus dikerjakan di rumah.
b. Membahas
kembali bahan pelajaran yang belum dikuasai oleh siswa
c. Memberikan
motivasi atau bimbingan belajar.
d. Mengemukakan
tentang topik yang akan dibahas pada waktu yang akan datang.
2.
Berdasarkan kasus pembelajaran di atas, apabila Saudara akan
melakukan rencana perbaikan pembelajaran, maka Saudara akan menentukan judul,
rumusan, tujuan, dan prosedur pembelajaran.
“Peningkatan Hasil
Belajar Siswa Materi Pecahan Melalui Metode Latihan pada Kelas IV SD”
Tujuan Metode Latihan
dalam pembelajaran Matematika agar murid dapat mengembangkan langkah kecakapan
intelek, seperti mengenal rumus-rumus menghitung dan penalaran.
b.
Buatlah rumusan masalahnya!
1)
Mengapa pembelajaran
Matematika tentang materi pecahan di kelas IV SD yang dilakukan oleh Pak Toni tidak
berhasil?.
2)
Pembelajaran Matematika
materi pecahan kelas IV SD yang dilakukan Pak Toni hasilnya mengecewakan.
3)
Metode pembelajaran yang
dilakukan Pak Toni pada mata pelajaran Matematika materi pecahan kelas IV SD
belum berhasil.
4)
Pembelajaran Matematika pada
materi pecahan di kelas IV SD tidak sesuai harapan.
5)
Bagaimana meningkatkan hasil
belajar siswa kelas IV SD pada mata pelajaran Matematika meteri pecahan melalui
penggunaan metode yang bervariasi?.
6)
Bagaimana meningkatkan
motivasi belajar siswa kelas IV SD pada mata pelajaran Matematika materi
pecahan melalui latihan?.
7)
Menerapkan metode latihan
dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa kelas IV SD dalam mata pelajaran
Matematika materi pecahan.
8)
Mengapa suasana kelas IV SD
pada pelajaran Matematika materi pecahan tidak kondusif?.
9)
Pembelajaran Matematika materi
pecahan kelas IV SD kurang interaktif antara Pak Toni dengan siswa.
c.
Tuliskan tujuan perbaikan!
1)
Proses penerapan metode
latihan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pejaran Matematika meteri
pecahan di kelas IV SD.
2)
Meningkatkan hasil belajar siswa
pada mata pelajaran Matematika materi pecahan melalui metode latihan sehingga
hasilnya memuaskan.
3)
Mendeskripsikan cara meningkatkan
motivasi belajar siswa kelas IV SD pada mata pelajaran Matematika materi
pecahan.
4)
Meningkatkan pemahaman siswa
melalui metode latihan pada pelajaran Matematika materi pecahan kelas IV SD.
5)
Menganalisis dampak
penerapan metode latihan dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa kelas IV
SD dalam mata pelajaran Matematika materi pecahan.
6)
Mendiskripsikan penerapan penggunaan metode yang
bervariasi dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SD terhadap materi
pecahan mata pelajaran Matematika.
d.
Susunlah rencana perbaikan dari pra siklus dan siklus I!.
Perencanaan Perbaikan
Pembelajaran Matematika
1. Fakta/Data
pembelajaran yang terjadi di kelas IV SD.
2. Identifikasi
masalah :
a. Hasil
belajar Matematika siswa masih di bawah KKM (katakan KKM nya 70).
b. Siswa
kurang memperhatikan penjelasan guru.
3. Analisis
Masalah :
a. Mata
pelajaran Matematika khususnya materi pecahan diperlukan sebuah metode
pembelajaran untuk memperjelas penjelasan materi.
b. Guru
dalam hal ini Pak Toni belum menggunakan metode latihan dalam pembelajaran Matematika
materi pecahan.
4. Alternatif
dan Prioritas Pemecahan Masalah :
Berdasarkana analisis
masalah maka tindakan perbaikan yang akan dilakukan adalah menggunakan metode
latihan dalam pembelajaran Matematika khususnya materi pecahan untuk
memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa kelas IV SD.
5. Rumusan
Masalah
a. Bagaimanakah
hasil belajar siswa tentang pecahan setelah guru (Pak Toni) menggunakan metode latihan?.
b. Bagaimanakah
proses pembelajaran Matematika dengan menggunakan metode latihan?.
6. RPP
Perbaikan :
a. Pra
Siklus : 28 April 2020
b. Siklus
1 : 30 April 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar